Resto di penvil adalah istilah Italia yang berarti “sisa pena”. Ini mengacu pada tinta yang tersisa di pena setelah digunakan untuk menulis.
Resto di penvil sangat penting bagi seniman dan kaligrafer karena dapat digunakan untuk membuat berbagai efek tekstur dan bayangan. Ini juga dapat digunakan untuk membuat tulisan tangan yang lebih ekspresif. Salah satu perkembangan sejarah penting dalam resto di penvil adalah penemuan pena bulu, yang memungkinkan seniman untuk membuat garis yang lebih halus dan detail.